سورةالدخان {٤٤} 44. AD-DUKHAAN
حم {١} 1. Hamim, pembicaraan tentang huruf muqa-tha'ah sudah disampaikan pada awal Surah Al-Baqarah.
وَالْكِتَابِ الْمُبِينِ {٢} 2. Allah bersumpah dengan Al-Qur'an yang jelas lafazh dan maknanya. Sungguh, Kami telah menurunkannya di malam Lailatul Qadar yang diberkahi lagi banyak mengandung kebaikan, yaitu di bulan Ramadhan. Sungguh, Kami mengingatkan manusia tentang hal-hal yang bermanfaat dan berbahaya bagi mereka dengan mengutus para rasul dan menurunkan kitab-kitab agar tegak hujah Allah terhadap para hamba-Nya. Pada malam itu, setiap perkara yang pasti seperti ajal, rezeki di tahun itu, dan sebagainya yang terjadi di dalamnya dari awal hingga akhir diputuskan dan dipisahkan dari Lauh Mahfuzh untuk diberikan kepada para malaikat pencatat, tanpa diganti atau diubah. Perkara yang pasti ini adalah ketetapan dari sisi Kami. Semua yang terjadi, serta ditakdirkan dan diwahyukan oleh Allah adalah dengan perintah, izin, dan pengetahuan-Nya. Sungguh, Kami mengutus para rasul —yaitu Muhammad dan rasul-rasul sebelumnya kepada umat manusia sebagai rahmat dari Rabbmu— terhadap orang-orang yang kepada mereka para rasul diutus. Sungguh, Dialah Yang Maha Mendengar, Yang mendengar seluruh suara dan Yang Maha Mengetahui tentang seluruh urusan makhluk-Nya baik lahir maupun batin. Dia Pencipta langit, bumi, dan segala yang ada di antara keduanya. Jika kalian meyakini hal itu maka ketahuilah bahwa Rabb seluruh makhluk itulah ilah yang benar.Tidak ada ilah yang berhak diibadahi selain Dia, tiada sekutu bagi-Nya. Dia menghidupkan dan mematikan. Rabb kalian dan Rabb nenek moyang kalian terdahulu. Beribadahlah kepada-Nya, bukan kepada ilah-ilah kalian yang tidak berkuasa mencegah bahaya atau mendatangkan manfaat.
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ ۚ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ {٣} 3. Lihat ayat 2
فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ {٤} 4. Lihat ayat 2
أَمْرًا مِنْ عِنْدِنَا ۚ إِنَّا كُنَّا مُرْسِلِينَ {٥} 5. Lihat ayat 2
رَحْمَةً مِنْ رَبِّكَ ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ {٦} 6. Lihat ayat 2
رَبِّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا ۖ إِنْ كُنْتُمْ مُوقِنِينَ {٧} 7. Lihat ayat 2
لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ يُحْيِي وَيُمِيتُ ۖ رَبُّكُمْ وَرَبُّ آبَائِكُمُ الْأَوَّلِينَ {٨} 8. Lihat ayat 2
بَلْ هُمْ فِي شَكٍّ يَلْعَبُونَ {٩} 9. Bahkan, orang-orang musyrik itu berada dalam keraguan terhadap kebenaran, mereka lalai dan bermain-main serta tidak mempercayainya.
فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِي السَّمَاءُ بِدُخَانٍ مُبِينٍ {١٠} 10. Tunggulah, wahai Rasul, orang-orang musyrik itu sampai hari ketika langit membawa kabut yang nyata dan jelas, meliputi seluruh manusia. Kepada mereka dikatakan: "Inilah adzab yang pedih dan menyakitkan!" Kemudian, mereka berdoa supaya adzab ini disingkirkan dari mereka: "Wahai Rabb kami, singkirkanlah adzab dari kami, jika Engkau menyingkirkannya dari kami niscaya kami akan beriman kepada-Mu."
يَغْشَى النَّاسَ ۖ هَٰذَا عَذَابٌ أَلِيمٌ {١١} 11. Lihat ayat 10
رَبَّنَا اكْشِفْ عَنَّا الْعَذَابَ إِنَّا مُؤْمِنُونَ {١٢} 12. Lihat ayat 10
أَنَّىٰ لَهُمُ الذِّكْرَىٰ وَقَدْ جَاءَهُمْ رَسُولٌ مُبِينٌ {١٣} 13. Bagaimana mungkin mereka mengambil pelajaran dan nasihat setelah turunnya adzab kepada mereka, sedangkan sebelum itu telah datang seorang rasul yang menjelaskan, yaitu Muhammad Kemudian, mereka berpaling darinya dan berkata: "Ia diajari oleh manusia, para tukang tenung, atau setan-setan; dan dia itu orang gila, bukan seorang rasul."
ثُمَّ تَوَلَّوْا عَنْهُ وَقَالُوا مُعَلَّمٌ مَجْنُونٌ {١٤} 14. Lihat ayat 13
إِنَّا كَاشِفُو الْعَذَابِ قَلِيلًا ۚ إِنَّكُمْ عَائِدُونَ {١٥} 15. Kami akan mengangkat adzab itu sedikit dari kalian hingga kalian kembali kepada kekafiran, kesesatan, serta pendustaan sebagaimana keadaan kalian sebelumnya, dan pasti Kami akan menghukum kalian atas hal itu.
يَوْمَ نَبْطِشُ الْبَطْشَةَ الْكُبْرَىٰ إِنَّا مُنْتَقِمُونَ {١٦} 16. Pada hari ketika Kami adzab seluruh orang kafir dengan adzab yang paling dahsyat di Hari Kiamat yang merupakan hari di mana Kami menjatuhkan hukuman berat kepada mereka.
وَلَقَدْ فَتَنَّا قَبْلَهُمْ قَوْمَ فِرْعَوْنَ وَجَاءَهُمْ رَسُولٌ كَرِيمٌ {١٧} 17. Sebelum orang-orang musyrik itu, Kami pernah menguji kaum Firaun dan telah datang kepada mereka seorang rasul mulia, yaitu Musa Namun mereka mendustakannya sehingga mereka pun binasa. Wahai Rasul, seperti itulah Kami akan memperlakukan musuh-musuhmu jika mereka tidak beriman.
أَنْ أَدُّوا إِلَيَّ عِبَادَ اللَّهِ ۖ إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ {١٨} 18. Musa berkata kepada mereka: "Serahkan dan lepaskan hamba-hamba Allah dari kalangan Bani Israil itu kepadaku agar mereka beribadah kepada Allah saja tanpa sekutu bagi-Nya. Sungguh, aku adalah seorang rasul bagi kalian yang dipercaya mengemban wahyu dan risalah-Nya.
وَأَنْ لَا تَعْلُوا عَلَى اللَّهِ ۖ إِنِّي آتِيكُمْ بِسُلْطَانٍ مُبِينٍ {١٩} 19. Janganlah kalian sombong kepada Allah dengan mendustakan para rasul-Nya. Sungguh, aku datang kepada kalian dengan hujah yang jelas tentang kebenaran risalahku. Aku berlindung kepada Allah, Rabbku dan Rabb kalian, agar kalian tidak membunuhku dengan rajaman batu. Sekalipun kalian tidak percaya kepadaku berkenaan dengan risalah yang kubawa, berilah aku jalan dan janganlah menggangguku."
وَإِنِّي عُذْتُ بِرَبِّي وَرَبِّكُمْ أَنْ تَرْجُمُونِ {٢٠} 20. Lihat ayat 19
وَإِنْ لَمْ تُؤْمِنُوا لِي فَاعْتَزِلُونِ {٢١} 21. Lihat ayat 19
فَدَعَا رَبَّهُ أَنَّ هَٰؤُلَاءِ قَوْمٌ مُجْرِمُونَ {٢٢} 22. Musa berdoa kepada Rabbnya —ketika Firaun dan kaumnya mendustakan dan tidak beriman kepadanya— dengan mengucapkan: "Sesungguhnya, mereka itu adalah orang-orang yang musyrik dan kafir kepada Allah."
فَأَسْرِ بِعِبَادِي لَيْلًا إِنَّكُمْ مُتَّبَعُونَ {٢٣} 23. Wahai Musa, berjalanlah di malam hari dengan membawa hamba-hamba-Ku yang percaya, beriman, dan mengikutimu, tanpa membawa mereka yang mendustakanmu. Sungguh, kalian akan dikejar oleh Firaun dan bala tentaranya, lalu kalian akan selamat sedangkan Firaun dan bala tentaranya akan tenggelam.
وَاتْرُكِ الْبَحْرَ رَهْوًا ۖ إِنَّهُمْ جُنْدٌ مُغْرَقُونَ {٢٤} 24. Tinggalkanlah lautan itu sebagaimana keadaan semula saat engkau melaluinya, tenang dan tidak bergejolak. Sesungguhnya Firaun dan tentaranya akan tenggelam di lautan itu.
كَمْ تَرَكُوا مِنْ جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ {٢٥} 25. Berapa banyak kebun-kebun hijau dan mata air-mata air mengalir yang ditinggalkan oleh Firaun dan kaumnya setelah mereka dibinasakan dan ditenggelamkan oleh Allah. Juga tanaman-tanaman dan rumah-rumah yang indah serta tempat-tempat yang di sana mereka dahulu bersenang-senang dan bermewah-mewah.
وَزُرُوعٍ وَمَقَامٍ كَرِيمٍ {٢٦} 26. Lihat ayat 25
وَنَعْمَةٍ كَانُوا فِيهَا فَاكِهِينَ {٢٧} 27. Lihat ayat 25
كَذَٰلِكَ ۖ وَأَوْرَثْنَاهَا قَوْمًا آخَرِينَ {٢٨} 28. Dengan hukuman seperti itulah Allah menghukum siapa saja yang mendustakan dan menukar nikmat Allah dengan kekufuran, dan Kami wariskan kenikmatan-kenikmatan itu kepada orang lain sepeninggal Firaun dan kaumnya dari kalangan Bani Israil yang menggantikan mereka.
فَمَا بَكَتْ عَلَيْهِمُ السَّمَاءُ وَالْأَرْضُ وَمَا كَانُوا مُنْظَرِينَ {٢٩} 29. Langit dan bumi tidak menangis sedih terhadap nasib yang menimpa Firaun dan kaumnya, mereka pun tidak ditunda dari hukuman yang telah menimpa mereka.
وَلَقَدْ نَجَّيْنَا بَنِي إِسْرَائِيلَ مِنَ الْعَذَابِ الْمُهِينِ {٣٠} 30. Kami telah menyelamatkan Bani Israil dari adzab yang menghinakan mereka dengan dibunuhnya anak-anak laki-laki mereka dan dipekerjakannya anak-anak perempuan mereka.
مِنْ فِرْعَوْنَ ۚ إِنَّهُ كَانَ عَالِيًا مِنَ الْمُسْرِفِينَ {٣١} 31. Dari siksa Firaun, sesungguhnya dia seorang musyrik yang kejam dan berlebihan dalam kesombongan dan ketakaburannya terhadap hamba-hamba Allah.
وَلَقَدِ اخْتَرْنَاهُمْ عَلَىٰ عِلْمٍ عَلَى الْعَالَمِينَ {٣٢} 32. Kami telah memilih Bani Israil diantara bangsa-bangsa lain yang hidup di zaman mereka, berdasarkan pengetahuan Kami tentang mereka.
وَآتَيْنَاهُمْ مِنَ الْآيَاتِ مَا فِيهِ بَلَاءٌ مُبِينٌ {٣٣} 33. Kami datangkan kepada mereka mukjizat-mukjizat melalui tangan Musa yang mengandung ujian, baik di masa lapang maupun sempit.
إِنَّ هَٰؤُلَاءِ لَيَقُولُونَ {٣٤} 34. Sungguh, orang-orang musyrik dari kalangan kaummu itu, wahai Rasul, benar-benar mengatakan: "Tiada kematian selain kematian yang kami alami. la merupakan kematian pertama dan terakhir. Kami tidak akan dibangkitkan setelah kematian untuk menerima hisab, pahala, dan hukuman."
إِنْ هِيَ إِلَّا مَوْتَتُنَا الْأُولَىٰ وَمَا نَحْنُ بِمُنْشَرِينَ {٣٥} 35. Lihat ayat 34
فَأْتُوا بِآبَائِنَا إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ {٣٦} 36. Mereka juga mengatakan: "Datangkanlah, wahai Muhammad, olehmu dan pengikutmu, nenek moyang kami yang telah mati, jika pernyataan kalian bahwa Allah akan membangkitkan orang-orang yang telah mati di kubur menjadi hidup lagi itu benar."
أَهُمْ خَيْرٌ أَمْ قَوْمُ تُبَّعٍ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۚ أَهْلَكْنَاهُمْ ۖ إِنَّهُمْ كَانُوا مُجْرِمِينَ {٣٧} 37. Manakah yang lebih baik, orang-orang musyrik itu ataukah kaum Tubal Al-Himyari dan bangsa-bangsa yang kafir kepada rabbnya sebelum mereka? Kami telah membinasakan mereka disebabkan dosa dan kekafiran. Orang-orang musyrik itu tidaklah lebih baik dari mereka sehingga layak untuk Kami maafkan atau tidak Kami binasakan. Mereka juga orang-orang yang kafir kepada Allah.
وَمَا خَلَقْنَا السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا لَاعِبِينَ {٣٨} 38. Tidaklah Kami menciptakan langit, bumi, dan apa yang ada di antara keduanya dengan bermain-main. Kami tidak menciptakan keduanya kecuali dengan kebenaran yang merupakan sunnah dan pengaturan Allah yang berlaku di tengah-tengah makhluk-Nya, tetapi kebanyakan orang musyrik tidak mengetahui hal itu. Oleh karena itu, mereka tidak pernah berfikir mengenai keduanya karena mereka tidak berharap pahala dan tidak takut hukuman.
مَا خَلَقْنَاهُمَا إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ {٣٩} 39. Lihat ayat 38
إِنَّ يَوْمَ الْفَصْلِ مِيقَاتُهُمْ أَجْمَعِينَ {٤٠} 40. Hari Keputusan di antara makhluk terhadap kebaikan atau keburukan yang pernah akukan di dunia adalah waktu yang ditetapkan bagi mereka semua.
يَوْمَ لَا يُغْنِي مَوْلًى عَنْ مَوْلًى شَيْئًا وَلَا هُمْ يُنْصَرُونَ {٤١} 41. Pada hari ketika seorang teman tidak bisa membela temannya sama sekali dan sebagian dari mereka tidak bisa menolong sebagian lain kecuali orang yang dikasihi Allah, bisa jadi ia mendapat syafaat di sisi Rabbnya setelah diberi izin. Sungguh, Allah Mahaperkasa dalam menjatuhkan hukuman yang keras terhadap musuh-musuh-Nya dan Maha Penyayang terhadap para wali-Nya dan orang-orang yang menaati-Nya.
إِلَّا مَنْ رَحِمَ اللَّهُ ۚ إِنَّهُ هُوَ الْعَزِيزُ الرَّحِيمُ {٤٢} 42. Lihat ayat 41
إِنَّ شَجَرَتَ الزَّقُّومِ {٤٣} 43. Sungguh, pohon Zaqum yang tumbuh di dasar neraka, buahnya merupakan makanan orang yang memiliki banyak dosa, sedangkan dosa yang paling besar adalah kesyirikan kepada Allah.
طَعَامُ الْأَثِيمِ {٤٤} 44. Lihat ayat 43
كَالْمُهْلِ يَغْلِي فِي الْبُطُونِ {٤٥} 45. Buah pohon Zaqum itu seperti logam cair yang mendidih di perut orang-orang musyrik, seperti mendidihnya air di puncak suhu panas.
كَغَلْيِ الْحَمِيمِ {٤٦} 46. Lihat ayat 45
خُذُوهُ فَاعْتِلُوهُ إِلَىٰ سَوَاءِ الْجَحِيمِ {٤٧} 47. Tangkaplah orang berdosa ini, lalu dorong dan giringlah dengan keras ke tengah neraka pada Hari Kiamat.
ثُمَّ صُبُّوا فَوْقَ رَأْسِهِ مِنْ عَذَابِ الْحَمِيمِ {٤٨} 48. Kemudian, tuangkan di atas kepala orang berdosa ini air yang amat sangat panasnya. la tidak akan terpisahkan dari adzab.
ذُقْ إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْكَرِيمُ {٤٩} 49. Akan dikatakan kepada orang berdosa yang malang ini: "Rasakanlah adzab yang menyiksamu hari ini, sungguh engkau termasuk seorang yang perkasa dan mulia di tengah kaummu!" Perkataan ini merupakan celaan baginya.
إِنَّ هَٰذَا مَا كُنْتُمْ بِهِ تَمْتَرُونَ {٥٠} 50. Adzab yang kalian rasakan hari ini adalah adzab yang dulu ketika di dunia kalian meragukan dan tidak meyakininya.
إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي مَقَامٍ أَمِينٍ {٥١} 51. Sungguh, orang-orang yang bertakwa kepada Allah dengan menjalankan perintah-perintah-Nya serta menjauhi Iarangan-larangan-Nya di dunia bermukim di tempat yang aman dari bencana, kesedihan, dan sebagainya.
فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ {٥٢} 52. Di taman-taman dan mata air-mata air yang mengalir.
يَلْبَسُونَ مِنْ سُنْدُسٍ وَإِسْتَبْرَقٍ مُتَقَابِلِينَ {٥٣} 53. Mereka mengenakan sutera tipis dan tebal, masing-masing saling berhadapan wajah, bukan memandang bagian belakang kepala. Tempat duduk mereka berkeliling bersama mereka ke mana pun mereka berkeliling.
كَذَٰلِكَ وَزَوَّجْنَاهُمْ بِحُورٍ عِينٍ {٥٤} 54. Sebagaimana Kami berikan kepada orang-orang bertakwa itu kemuliaan di akhirat dengan memasukkan mereka ke surga-surga dan mengenakan pakaian dari sutra tipis dan tebal kepada mereka. Begitu pula Kami muliakan mereka dengan menikahkan mereka dengan wanita-wanita cantik, bermata jeli, dan jelita.
يَدْعُونَ فِيهَا بِكُلِّ فَاكِهَةٍ آمِنِينَ {٥٥} 55. Orang-orang bertakwa itu di surga meminta setiap jenis buah-buahan di surga yang mereka sukai, mereka aman dari terputus dan berakhirnya pemberian semua kenikmatan itu dari mereka.
لَا يَذُوقُونَ فِيهَا الْمَوْتَ إِلَّا الْمَوْتَةَ الْأُولَىٰ ۖ وَوَقَاهُمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ {٥٦} 56. Orang-orang bertakwa itu di surga tidak merasakan kematian setelah kematian pertama yang mereka rasakan ketika di dunia. Allah menjaga orang-orang yang bertakwa itu dari adzab neraka. Hal itu sebagai karunia dan kebaikan dari-Nya Kemuliaan-kemuliaan yang Kami berikan kepada orang-orang bertakwa di akhirat ini merupakan kesuksesan besar yang tidak ada lagi kesuksesan yang melebihinya. Kami memudahkan lafazh dan makna Al-Qur'an dengan bahasamu, wahai Rasul, semata agar mereka mengambil pelajaran dan berhenti dari perbuatan terlarang.
فَضْلًا مِنْ رَبِّكَ ۚ ذَٰلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ {٥٧} 57. Lihat ayat 56
فَإِنَّمَا يَسَّرْنَاهُ بِلِسَانِكَ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ {٥٨} 58. Lihat ayat 56
فَارْتَقِبْ إِنَّهُمْ مُرْتَقِبُونَ {٥٩} 59. Maka tunggulah, wahai Rasul, pertolongan yang Kujanjikan kepadamu terhadap orang-orang yang musyrik kepada Allah itu dan hukuman yang akan menimpa mereka, sesungguhnya mereka juga menunggu kematianmu dan kekalahanmu, mereka akan tahu siapakah yang berhak mendapat kejayaan, keberhasilan, dan ketinggian kalimat di dunia dan akhirat. Sesungguhnya, itu adalah milikmu dan orang-orang beriman yang mengikutimu.
Al-Qur'an Today @2006