Syafaat hak Allah semata
سبأ
SABA

Makkiyyah
Juz : 22
Surat : 34
Ayat : 23- 23
وَلَا تَنْفَعُ الشَّفَاعَةُ عِنْدَهُ إِلَّا لِمَنْ أَذِنَ لَهُ ۚ حَتَّىٰ إِذَا فُزِّعَ عَنْ قُلُوبِهِمْ قَالُوا مَاذَا قَالَ رَبُّكُمْ ۖ قَالُوا الْحَقَّ ۖ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيرُ {٢٣}
23. Dan tiadalah berguna syafa´at di sisi Allah melainkan bagi orang yang telah diizinkan-Nya memperoleh syafa´at itu, sehingga apabila telah dihilangkan ketakutan dari hati mereka, mereka berkata "Apakah yang telah difirmankan oleh Tuhan-mu?" Mereka menjawab: (Perkataan) yang benar", dan Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.
Tafsir Al-Muyassar
23. Syafaat seseorang itu tidak bermanfaat di sisi Allah kecuali bagi siapa yang diizinkan-Nya. Salah satu keagungan dan kemuliaan Allah adalah apabila Dia g memfirmankan wahyu, lalu penduduk langit mendengar firman-Nya, tentulah mereka gemetar karena takut sehingga hampir-hampir mereka pingsan. Jika rasa takut itu telah hilang dari hati mereka, tentulah mereka saling bertanya, "Apakah yang difirmankan Rabb kalian?" Para malaikat berkata: "Dia mengatakan kebenaran dan Dia Mahatinggi dengan dzat-Nya, kekuatan-Nya, dan ketinggian kedudukan-Nya serta Dia Mahabesar atas segala sesuatu."
Al-Qur'an Today @2006