Sifat Masyi'ah (berkehendak)
الكهف
AL-KAHFI

Makkiyyah
Juz : 15
Surat : 18
Ayat : 23- 24
وَلَا تَقُولَنَّ لِشَيْءٍ إِنِّي فَاعِلٌ ذَٰلِكَ غَدًا {٢٣}
23. Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu: "Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi,
إِلَّا أَنْ يَشَاءَ اللَّهُ ۚ وَاذْكُرْ رَبَّكَ إِذَا نَسِيتَ وَقُلْ عَسَىٰ أَنْ يَهْدِيَنِ رَبِّي لِأَقْرَبَ مِنْ هَٰذَا رَشَدًا {٢٤}
24. kecuali (dengan menyebut): "Insya Allah". Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa dan katakanlah: "Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya dari pada ini".
Tafsir Al-Muyassar
23. Jangan mengatakan sesuatu yang engkau telah bertekad bulat untuk melakukannya: "Sungguh, aku akan melakukan hal itu besok." Kecuali jika kaukaitkan ucapanmu itu dengan kehendak Allah, dengan mengatakan: "Insya Allah." Berdzikirlah dengan menyebut Rabbmu ketika engkau lupa mengucapkan insya Allah. Setiap kali terlupa, berdzikirlah menyebut Allah, karena dzikir kepada Allah itu menghilangkan lupa. Dan katakan: "Semoga Rabbku memberiku petunjuk kepada jalan yang paling dekat yang membawa kepada petunjuk dan kelurusan."
24. Lihat ayat 23.
Al-Qur'an Today @2006