Sifat Iradah (berkeinginan)
الاسراء
AL-ISRAA´

Makkiyyah
Juz : 15
Surat : 17
Ayat : 18- 18
مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْعَاجِلَةَ عَجَّلْنَا لَهُ فِيهَا مَا نَشَاءُ لِمَنْ نُرِيدُ ثُمَّ جَعَلْنَا لَهُ جَهَنَّمَ يَصْلَاهَا مَذْمُومًا مَدْحُورًا {١٨}
18. Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang kami kehendaki bagi orang yang kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir.
Tafsir Al-Muyassar
18. Barang siapa bercita-cita dan berusaha me raih kebahagiaan dunia saja, tidak percaya dan tidak beramal untuk akhirat, niscaya Allah menyegerakan baginya kenikmatan dunia sekadar yang Dia kehendaki sesuai yang telah Dia tulis di Lauh Mahfuzh, kemudian Allah akan menyiapkan Jahanam untuknya di akhirat, ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir dari rahmat-Nya hal itu karena cita-cita dan usahanya hanya tertuju untuk dunia, bukan akhirat.
Al-Qur'an Today @2006